BAB 7
Penerbit
: Gramedia Pustaka Utama ,Jakarta 2010
Oleh :
Dian Eka
Judul :
impian dan sahabat
Mamah uwie yang khawatir karena uwie menolak untuk makan dan
itu menjadi pertanyaan mamanya dan ternyata uwie mogok makan karena
keinginannya untuk hair extension tak terpenuhi akhirnya uwie pun
beralarut-larut dan terus memaksa mamahnya untuk meminta uang untuk kesebuah
salon namun harga sangat mahal mamah uwie pun bilang tidak memiliki uang dengan
jumlah yang dinginkan seperti uwie ingini, dan akhirnya uwie pun menangis masuk
kamar hingga esok pagi namu orang tua uwie terus membujuk si uwie namun tetep
kekeuh dengan maunya sampai ia berangkat sekolah pun tetap tidak mau sarapan ,
uwie minta hadiah dari papanya saat ulang tahunya tiba , lalu papanya
menanyakan kembali karena uwie bilang minta uang traktiran untuk meneraktir
teman –temanya. Papa uwie menyodokan uang seratus ribu, uwie pun pura pura
menolak dan sebenarnya ia gengsi untuk langsung menerima. Uwie tidak menjawab
pertanyaan ayahnya . dia keluar rumah dengan wajah yang jutek. Tapu sudah tidak
asem lagi karena uang yamg di selipkan oleh papanya barusan. Lain hal jenny , mamahnya sangat marah waktu
pembelian sepatu dan tas yang sangat
mahal di sebiah toko mamah jenny pun
sangat kesal karene mecolong credit card maminya dengan menghabiskan uang
sebanyak tiga belas juta mamihnya amat
marah karena mesti mengambil uang diam – diam dengan mengatakan kecil – kecil sudah
jadi maling dan bilang mau jadi prampok sembur mami ke jenny , tubuh jenny
semakin menciut diatas tempat tidur karena takut. Jenny mengaku salah pada
mamihnya namun maaf nya jenny dirasa masih kurang dan maminya ingin menghukum
jenny dengan melaporkan ke papinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar