Senin, 04 Mei 2015

sistem pengambilan keputusan organisasi

Nama : Helmas Hardanto
NPM : 14113002
Kelas : 2KA13


Pengamblian keputusan dalam organisasi
Definisi :
Pengambilan keputusan adalah tindakan pemulihan alternative. Hal ini berkaitan dengan fungsi manajemen dan kemudahan atau kesulitan mengambil keputusan tergantung pada banyak alternatif yang tersedia kita akan semakin sulit mengambil sebuah keputusan . keputusan yang di ambil memepunyai tingkat dan resiko yang berbeda – beda dan bisa di sebut juga keputusan adalah suatu pilihan yang di pilih dari beberapa pilihan yang tersedia.


Jenis-jenis keputusan
Jenis keputusan dalam sebuah organisasi dapat di golongkan berdasarka banyaknya waktu yang di perlukan untuk mengambil keputusan tersebut, bagian mana organisasi harus di libatkan dalam pengambilan keputusan dan bagian organisasi mana keputusan tersebut di fokuskan.
Secara garis besar keputusan di golongkan ke dalam keputusan rutin dan keputusan yang tidak rutin, keputusan rutin adalah keputusan yang berulang-ulang , dan biasanya telah di kembangkan dengan cara tertentu untuk mengendalikannya begitu juga sebaliknnya.
Pengambilan keputusan terdiri dari 2 metode yaitu tradisional dan modern , dan ada 2 pengambialan keputusan secara garis besar yaitu rutin dan tidak rutin.


Tingkat pengembalian keputusan
Banyak jenis keputusan yang berbeda harus di buat dalam organisasi . seperti bagaimana mem buat suatu produk , bagaimana memelihara mesin dan menjaga kualitas produk dan membuat hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggan.
Dengan keputusan yang berbeda ini , beberapa tipe dasar pemikiran harus di kembangkan untuk menetapkan siapa saja yang memiliki tanggung jawab untuk membuat keputusan dalam organisasi.
Pemikiran tersebut di dasarkan pada 2 faktor berikut :
  1. Sejauh mana keputusan yang di ambil akan mempengaruhi pihak lain.
  2. Tingkat manajemen.
Proses pengambilan keputusan
  1. Mengidentifikasi atau menegenali masalah yang di hadapi.
  2. Memiliki keputusan yang efesien.
  3. Melaksanakan alternative tersebut.
  4. Mengvaluasi alternative apakah berhasil sesuai dengan yang harapkan.


Berikut ini penjabaran pengambilan keputusan.
1. pengembalian keputusan pada dasarnya adalah proses pemecahan masalah yang menghalangi atau menghambat tercapainya tujuan .
2. mencari alternative pemecahan setelah di kenali baru bisa mencari alternative yang mungkin dapat memecahkan masalah lain.
3. memilih alternative setelah di susun baru alternative dapat di pilih sesuai rancangan yang tersedia
4. pelaksanaan alternative setelah memilih altenatif baru melaksanakan bentuk tindakan

5. evaluasi setelah alternative dilaksanakan , bukan berarti proses pengambilan keputusan telah selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar