Selasa, 10 November 2015

Puisi keheningan malam

PUISI
                                               
Keheningan Malam


Malam menjadi terlalu dingin

Ketika pagi tak seperti biasa lagi

Ketika panas tak terasa sakit

Ktika dingin terasa menusuk

Jam berdetak pukul dua belas

Hidup atau mati untuk esok

Berjalan tak bernyawa

Memebeku dalam suatu ritme

Jantung terdiam sesaat

Terasa dingin namun  panas

Berpikir namun hanya berputar


Karya : helmas hardanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar